NOT A LOVE STORY!!!

Selasa, 14 Oktober 2014

"Aku ganggu kamu gak sih?" "Iya kamu ganggu, kamu urus aja cewemu sana gausah urus cewe lain, jeleknya kamu udah ketahuan, malasin" Wow? Seketika tatapanku tidak bisa dipalingkan dari layar gadget. Seketika semuanya hening, suara ribut knalpot motor di samping rumah sudah tidak terdengar lagi. Laporan resmi yang harus dikerjakan ku abaikan. Inikah aku? Sepayah inikah aku? Se hina inikah aku? Bagaimana perasaan kalian jika org yg benar-benar kalian sayangi berkata seperti itu? Oh aku sudah benar benar keluar dari jalur. Aku yang memulai, dan aku pula menghancurkan. Ini adalah kebodohan yang paling ku sesali selama ini, kenapa? Ya kenapa? Lama aku berpikir, yang ada hanyalah bayang wajahnya, senyumnya yang indah perlahan memudar, menjadi bentuk lain yang benar-benar aku tidak pernah bayangkan, seketika batinku memang benar benar terpukul. Memang sejak aku mengawali kebodohanku aku memang berpikir kalau memang aku benar-benar tidak bisa memilikinya. Dengan siapapun aku didampingi kelak, mungkin bekas perasaanku ke dia memang benar-benar pudar. Ya, bendera putih sudah aku tancapkan di hati, sudah aku kibarkan. Sudahlah. Ya sudahlah. "Jangan melakukan hal yang aneh aneh, tidak usah mikirin dia dulu, jangan juga deketin cewe lain karena buat pelampiasan, kamu bakal menyesal, dia bakal mikirin kamu cowo super brengsek, cewe yg bakal kamu deketin juga bakal sakit hati lebih". Ya benar benar pertempuran di hati ini argh! Cara pendekatanku terhadap dia cukup unik, kenapa aku bisa pacaran sama perempuan lain? Aku orangnya gampang menyerah sodara setanah air, pernah aku tau kalau dia juga di dekatin akumni sekolahku, makanya aku langsung terjun bebas. Kalian tau? Aku tidak pernah mencoba mendekati perempuan lain, ya perempuan sialan ini, agak sedikit psikopat yang mulai mendekati. Seharusnya dari awal aku sudah tau yang benar, seharusnya di awal aku jangan mudah menyerah, kalopun hasilnya negatif paling tidak kesetiaan dan perjuanganku bs memuaskan perasaanku sendiri. Ya sudahlah, semua sudah terjadi, aku cuman bisa melihat kebelakang. Hati ini sudah bulat, tidak usah lah mikirin dia dulu, kita fokuskan ke laporan-laporan sialan ini. Lebih menyakitkan lagi di halaman persembahan laporan jilidku sudah terlanjur ada namanya, yasudah daripada di rombak biarlah sudah, biarlah setiap aku melihat satudari laporan laporanku aku teingat kebodohanku. Biarlah ini membuat aku belajar. Ya sudah lah! Oke.. After all, life goes on. -------------------------------------------- Sudah terlalu banyak hari yang aku lewatkan, perasaanku benar benar kosong, aku mencoba hal yang paling sulit dilakukan, untuk tidak mencoba membuka profil sosmed dia. Untuk tidak mencoba mengganggu dia. Wow? Ya menurut aku ini "wow", sudahlah, aku sudah malas cerita ke siapapun, cerita ke teman, sahabat. Tidak ada gunanya. Libur semester sudah tiba, itu artinya jarak antara aku dan dia berkurang. Kami akan sama-sama memginjakan kali di tanah kecintaan. Ingin saja sudah aku cari tanggal berapa dia pulang, ingin saja sudah aku satu pesawat bersamanya. Ya paling tidak melihat mukanya sekali lagi secara langsung. Terakhir kali hanyalah saat tidak sengaja ketemu di rumah makan Cina. Ya memang, aku kok bisa dirubah seperti ini? Aku benar-benar orang yang tidak terlalu suka dgn yang namanya "dilema". Tapi inilah yang aku rasakan. Senyuman keseharian ku ini menyimpan sesuatu di baliknya, lebih tepatnya penyesalan. Sebenarnya masih ada beberapa peristiwa yang mau sekali aku ceritakan, salah satu overdramaticku buat dia tapi tidak usahlah, aku kira kamu tidak perlu tau, biar aku yang menyimpan buat cerita ku sendiri. Maaf ya. Hari di hari di saat liburan aku manfaatkan dengan mencoba melakukan sesuatu yang baru, tapi tidak bisa, aktifitas harian datar, yang aku tunggu hanyalah pembuatan lagu baru, main monopoli bersama sahabat sahabat, dan juga fuyunghai kota asal. Terkadang pertahananku goyah, sosmednya pun menjadi perhatianku. Komitmen pada diriku sendiri benar-benar goyah. Bukannya sombong sebenarnya aku bisa melakukan hal yang lain, tapi aku tidak bisa, tidak boleh ada kebodohan jangan ada lagi hati yang harus terluka. Walaupun gadget berdering, aku sudah tau bukan lah dari dia, tapi aku masih menyimpan harapan. Gila! Ya memang gila, aku tergila gila gara gara wanita ini. Terlebih banyak sekali temanku yang jatuh hati padanya. Sulit untuk bercerita, sulit. Yap sekali saja pernah aku menghubunginya, gadget ini aku taruh di dalam ember, aku tidak berani untuk tau apakah cuman "R" atau dia balas. Aku tinggal di rumah, aku pergi untuk memeras keringat bersama sahabat lamaku. Sebenarnya sahabat lamaku ini juga suka sama dia, sahabat ku kepergok menyimpan foto dia di hapenya. Dan koleksinya super lengkap. Aku saja yang seperti ini tidak menyimpan foto dia sebanyak org ini, ya hanya ada 3 foto sajalah yang aku anggap memang paling indah. Sahabatku juga sudah lama tau kalo aku menyimpan perasaan, aku tidak bercerita, dia juga pintar membaca gerak gerikku. Tak apalah, mereka tidak bakal kemana mana mulutnya. Liburan sudah hampir habis, aku tak kunjung melihat dia secara langsung. Aku juga menyimpan harapan, setidaknya secara tak langsung ketemu seperti di rumah makan Cina. Waktu liburan sudah hampir habis, waktu kembali ke kota istimewa juga semakin dekat. Perlahan harapan ini memudar. -------------------------------------------------- "Hei, kamu bisa bantu aku?" "Bantu apa ja?" "Aku bla bla bla bla bla bla" "Oh kamu suka sama dia? Terlambat apa engganya aku gatau, dia mau buka pintu kembali aku juga gam tau, Hahaha iya sudah sini aku bantu, nanti aku tanyakan alamat dia ya" Ya ini adalah plan aku, aku berusaha kembali menyalakan lilin yang sumbunya sudah hampir habis. Aku rasa sumbunya sudah habis. Tapi tak apalah, apa salahnya kan di coba. Dia berulang tahun pada tanggal 24 di bulan 4. Sehari setelah aku tepatnya. Aku rasa hanya ini kejutan yang bisa aku lakukan. Aku takut, aku takut membuat dia ilfil, "ih apaan sih?" Itu pikirku, tapi yasudah, sudah terlanjur. Malam itu tanggal 22, aku memaksa temanku untuk menemani ku mencari kado yang cocok, aku tidak perlu jauh jauh, di seberang SPBU di dekat kampus 2 di situ menjadi tujuanku. Banyak sekali barang yang indah di sana, aku tau bahwa dia sangat menyukai hello kitty, tapi boneka sudah terlalu sering, mungkin ada juga laki-laki yang memberikan dia kado boneka. Perhatianku tertuju kepada kotak musik berwarna merah hati, ya itu saja. "Pasti buat orang yang spesial ya mas?" Aku hanya bisa tersenyum dengan pertanyaan sang penjaga kasir. Aku anbil kertas, aku buka sosmednya aku goreskan pensil HB yang membantuku mendapatkan nilai baik pada salahsatu mata kuliah yang aku benci. Aku rangkai juga kata-kata terbaikku, ya semua yang aku lakukan untuknya adalah yang terbaik dari aku, terlepas kebodohanku di masa lalu dan sekarang aku rasa. Temanku hanya bisa tersenyum "kamu ini jadi laki-laki romantis sekali, padahal nyanyi kayak orang gila". 23 april, astaga jam sudah menunjukan pukul 22.14, aku bakal terlambat mengirim paketan ini tepat waktu. Sesampainya di tempat penjualan jasa pengiriman lintas dunia aku memaksanya untuk memerioritaskan paketanku agar sampai tepat waktu. Syukurlah, dengan paketan coklat yang agak sedikit memaksa karena ukurannya melawan ukuran kado yang ada di dalamnya, tulisan alamat lengkapnya terlihat sedikit membelok dan menghilang... Hari itu adalah hari ulang tahunku, semua org mengucapkan selamat kepadaku, banyak sekali sampai aku malas membawa gadget apapun hari itu. Aku periksa aku tunggu yang spesial belum datang. Aku sudah hampir pasrah yasudahlah, ternyata dia berhasil memainkan sihirnya. Ya malam itu aku bisa tidur pulas, "kita liat bagaimana reaksinya terhadap sihirku besok". Tanggal 24, hari itu perasaanku tidak karuan. Aku takut akan respon darinya. Yasudahlah, tidak apa apa. Aku sengaja mengucapkan selamat ulang tahunnya secara biasa biasa, tidak di awal tidak pula di injury time alias babak tambahan waktu alias saat terakhir. Malam itu aku sibuk dengan laporan, tiba tiba hape berbunyi "eh paketanmu sudah sampai" reaksinyang aku takutkan ternata tidak terjadi. Ya sudah lah, aku hanya bisa tersenyum. 3 hari yang indah.....

0 komentar:

My Musics


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com