Praktikum Pegas 28 september 2010

Selasa, 28 September 2010

Hari ini, selasa tanggal 28 September 2010 gua berangkat dari home sweet home menuju sekolah dengan sangat penasaran. Karena hari sebelumnya gua sama temen-temen sekelas gua di suruh memakai pakaian olahraga oleh Guru fisika Gua yang tak lain dan tak bukan dan tak salah lagi adalah Mr. Rudy Hilkya yang ke depan gua panggil Mr. R aja, (maaf ya pak,, hehehehe piss pak saya ga maksud apa-apa). Pada hari sebelumnya Di kelas , kami di suruh Mr. R buat nimbang berat badan, kaga salah lagi hari kemarin perasaan gua kalau gua yang di suruh ambil timbangan. Maklum temen sekelas gua banyak yang malas ( sorry guys, hahahaha, kita ttep kesatuan !!! ). Mungkin kita akhiri saja cerita kemarin itu. Hari ini pelajaran fisika tepat berada pada jam 1 mata pelajaran kami. Tapi gua ragu, harinya tiba-tiba mendung, ya tak ayal beneran datang ujannya. Ada rasa kecewa sih kalau praktek nya di tunda. Udah lama gak ada kegiatan semacam “refreshing” ke luar kelas macam itu. Penyakit gua tu kalau gua udah datang bad moodnya udah ga konsen lagi memfokuskan pikiran pada pelajaran, biasanya kalau pelajaran udah lebih dari 2 jam. Brrrrr, akhirnya Mr. R datang dan masuk ke kelas dengan muka yang biasa seperti hari-hari pelajaran fisika yang telah lewat. Pertama, kaya biasa di suruh doa. Udah lama sih gua mau mimpin doa ke depan, karena kalau udah mimpin gua bebas ga mimpin lagi, hihihihihi. Setelah selesai memimpin temen-temen baca doa, gua balik ke singgarsana gua ( gua kan ketua kelas ) wkwkwkwkwkwk !!! Mr. R belum menyuruh kami untuk keluar untuk menuju TKP ( TEMPAT KEJADIAN PRAKTIKUM ) di karenakan hujan yang tak kunjung reda. Sambil menunggu redanya hujan Mr. R menjelaskan beberapa materi sebelum menuju TKP. Setelah reda dan semua materi telah kami catat kami menuju TKP, seperti yang dikatakan Mr. R kemarin “Kalau ke tempat praktikum harus baris 2-2 berbanjar ke belakang, kalau ada yang gak ikut baris, saya suruh ulang dari kelas lagi.”. Okelah pak, jadi kami memulai baris 2-2 yang paling depen gua sama temen sebangku gua Raynaldi, disusul Icha dan Egy, dan seterusnya ( cape gua nulisnya ). Ternyata setelah sampai di TKP, eh di suruh nimbang berat badan lagi, padahal kemarin hari senin sudah, Ya sudahlah kemarin menggunakan timbangan yang udah “tiiiiittt” ahahahaha, kali ini kayanya Mr. R membawa timbangan mahalnya yang bagus. Yang pertama di timbang berat badannya adalah gua, eh ternyata berat gua turun dari timbangan kemarin sekitar 4 kilogram, ckckckck. Aneh, ada yang timbanganya turun setelah di timbang 2 kali, ada juga yang tetap, malahan ada juga yang naik. Apa ya yang bisa bikin begitu ?? Hmmm, tak penting. Setelah gua di timbang, gua di suruh oleh Mr. R untuk memfoto copy LKS. Gua di suruh fotocopy sebanyak 11 lembar, karena kelompok fisika di kelas gua cuman ada 11 kelompok dan tempat fotocpy gak jauh dari TKP, jadi ga ada ruginya. Setelah kembali dari fotocopy gua naruh di atas meja fotocopy itu dan biar kelompok aja yang ngambilnya masing kelompok 1 lembar aja. Setelah timbang menimbang kelar, gua dan Raynaldi di suruh memasang Pegas yang akan di gantungkan di atap bertiang kayu, kali ini pegas yang di pakai adalah pegas tunggal. Yang memakainya adalah orang yang memiliki bobot di bawah 45 kg. Yang bertugas untuk mengukur dan melihat berapa panjang meteran (alat yang di pakai) adalah Gua, Dhani, dan Nugraha Adhi. Yang pertama naik adalah Miss Vinka dengan bobot “50 kilo”-nya. Piisss bu !! Pegas tersebut mampu bertahan sampai eko yang menaikinya dengan bobot 41 kilo. Setelah itu berlanjut lah sampai bobot 44 kilo Mariala Arydina. Gubrak !!! Setelah selesai praktik untuk pegas tunggal , pegasnya jadi sangat “klewer-klewr”. Ckckckckckck. Ternyata praktium untuk kelas di atas 45-88 ( karena berat yang paling tinggi di kelas gua adalah milik mr. Dhani dengan berat 88 kilo, waw “IT’S ALMOST 90 KILOS !!”. Ya, kembali gua dan Raynaldi yang mengikat talinya, kali ini terpasang PEGAS PARALLEL di tiang besi yang masih kokoh. Namun kali ini untuk mengukur pegas parallel di butuhkan 2 meteran, eh eh yang ada cuman 1 meteran aja. Mr. R pun geram, dia bilang kalau tidak mau cari meteran kalian akan di jemur. Semua terdiam melongo meliat Mr. R yang baru pertama itu mengeluarkan “SEPEREMPAT BELANG”nya. Ternyata ada yang menolong, yaitu miss Mariala, dia memberi uang 50 rb untuk membeli meteran di depan (untungnya sekolah kami di dekat toko bangunan). Gua bergegas berangkat , karena ga ada yang mau merelakan diri untuk membeli, daripada pikir panjang nan menyita waktu lebih baik gua yang beli meteran di toko bangunan. Gua keluar sekolah dan masuk ke toko bangunan, memilih meteran yang warna oranye cerah sepanjang 7,5 meter. Harganya adalah 25 rb. Setengah dari uang yang di kasih Mariala. Setelah membeli dari toko bangunan, bersama meteran di tangan, gua balik ke sekolah. Sesampai di sana mereka mencari-cari untuk minjem meteran sama orang yang tinggal di komplek dalam sekolah. Gua kasih ke Eko (karena Eko akan mengukur pegas yang kedua) meteran baru itu. Gua datengin Mariala buat ngasih kembalian sebanyak 25 rb. THANKS SIST ! YOU SAVE THE DAY !! AAAaaaaaaAAAA !! Tiba-tiba Mr. R ga marah dan geram dan sangar lagi. Praktikum pun di mulai, tak ada yang terjadi sepanjang itu, meteran pun menunjukkan angka yang sama yang menandakan pegasnya belum juga “DOER”. Namun, ketika Dhani yang juara pertama perlombaan bobot badan kelas memulai menarik pegas, ternyata dia sangat “METAL !! DEATHCORE !! HARDCORE !!” meteran pegas pun tak berdaya menahan berat badan “FINAL BOSS : DHANI” dan menjadi sangggaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttttt !!!!! DOOOOOOOEEEEEERRRR !!! Hahahahayyyy, setelah itu kami di suruh balik ke kelas, tetap dengan formasi 2-2 ular tangga, wkwkwkwkkwk. Di dalam kelas kami mencatat semua hasil praktikum tadi, sembari mendengar penjelasan Mr. R. Ya tak ada apa-apa lagi setelah itu. It’s All For thad POST-FUNNY day with Mr. R (post karena Pak Rudy sempat marah).

THX ALL !!
FOTO-FOTO ADA DI ATAS OIIIYYYY !! (foto menyusul, gara-gara ada problem !!)
SEE YA’ AROUND !!


\m/
....

MATERI FISIKA BAB 1 : PERSAMAAN GERAK BIDANG DATAR

Selasa, 07 September 2010






Guys nih catatan BAB 1 gua, sebenarnya masih banyak sih, tapi yaa libur gini lo pasti tau aja kan yg namanya penyakit "MALAS"?? Ahahahaha.

LKS FISIKA



Weiittssss,,,, ni guys LKS fisika gua. Jangan di liat dari sampulnya aja brad, sist !!! Isinya ada sekitar lebih 30 LKS, padahal baru 2 bulan aja. Gimana kalo 12 bulan alias 1 tahun pelajaran full ?? BErapa LKS ya yang di dapat ??
Ckckck, ada berbagai LKS di dalamnya. Ada semacam TTS, Jawaban TTS (untuk membuat TTS), LKS ttg materi pertama FUNGSI POSISI, FUNGSI KECEPATAN & FUNGSI PERCEPATAN.

Nanti akan kita bahas ya.

Gak bisa ngirim komentar

Senin, 06 September 2010

Blog gua lagi eror nih guys, jadi kalo mw kirim komen ke shoutbox di samping kiri layar aja ya,, thanks guys.

Surat Bunuh Diri Kurt Cobain



MENGENASKAN !! MERINDING !! PENASARAN !! MISTERI !! KASIAN !! Itulah yang menggambarkan surat dari frontman band rock NIRVANA, KURT COBAIN (20-02-1997 sampai 05-04-1994). Kurt dikenal sebagai orang yang hebat, aksi panggung yang memukau, suara yang khas, musisi yang sangat bertalenta, kehidupan yang sangat sukses ketika meroketnya nirvana di jagat musik dunia. Lagunya bersama nirvana seperti SMELLS LIKE TEENS SPIRIT, HEART-SHAPED BOX, NEVERMIND, YOU KNOW YOU'RE RIGHT sangat terkenal di seluruh belahan dunia.
Kurt ditemukan di dalam rumahnya di seatle, washington, Amerika Serikat. Kurt ditemukan berlumuran darah dengan sebuah senjata api di mulutnya. Para petugas setempat menyebutkan kematian Kurt c=Cobain sebagai aksi bunuh diri. Ada beberapa versi tentang kematian Kurt. Unttuk lebih lanjut masalah kematian Kurt Cobain , lihat di Kematian Kurt Cobain. Gia juga ga terlalu tau masalah meninggalnya. Oiya, bagi temen-temen yg susah baca isi suratnya liat aja di sini :

To Boddah

Speaking from the tongue of an experienced simpleton who obviously would rather be an emasculated, infantile complain-ee. This note should be pretty easy to understand.

All the warnings from the punk rock 101 courses over the years, since my first introduction to the, shall we say, ethics involved with independence and the embracement of your community has proven to be very true. I haven't felt the excitement of listening to as well as creating music along with reading and writing for too many years now. I feel guity beyond words about these things.

For example when we're back stage and the lights go out and the manic roar of the crowds begins., it doesn't affect me the way in which it did for Freddie Mercury, who seemed to love, relish in the the love and adoration from the crowd which is something I totally admire and envy. The fact is, I can't fool you, any one of you. It simply isn't fair to you or me. The worst crime I can think of would be to rip people off by faking it and pretending as if I'm having 100% fun. Sometimes I feel as if I should have a punch-in time clock before I walk out on stage. I've tried everything within my power to appreciate it (and I do,God, believe me I do, but it's not enough). I appreciate the fact that I and we have affected and entertained a lot of people. It must be one of those narcissists who only appreciate things when they're gone. I'm too sensitive. I need to be slightly numb in order to regain the enthusiasms I once had as a child.

On our last 3 tours, I've had a much better appreciation for all the people I've known personally, and as fans of our music, but I still can't get over the frustration, the guilt and empathy I have for everyone. There's good in all of us and I think I simply love people too much, so much that it makes me feel too f***ing sad. The sad little, sensitive, unappreciative, Pisces, Jesus man. Why don't you just enjoy it? I don't know!

I have a goddess of a wife who sweats ambition and empathy and a daughter who reminds me too much of what i used to be, full of love and joy, kissing every person she meets because everyone is good and will do her no harm. And that terrifies meto the point to where I can barely function. I can't stand the thought of Frances becoming the miserable, self-destructive, death rocker that I've become.

I have it good, very good, and I'm grateful, but since the age of seven, I've become hateful towards all humans in general. Only because it seems so easy for people to get along that have empathy. Only because I love and feel sorry for people too much I guess.

Thank you all from the pit of my burning, nauseous stomach for your letters and concern during the past years. I'm too much of an erratic, moody baby! I don't have the passion anymore, and so remember, it's better to burn out than to fade away.

Peace, love, empathy.
Kurt Cobain

Frances and Courtney, I'll be at your alter.
Please keep going Courtney, for Frances.
For her life, which will be so much happier without me.


I LOVE YOU, I LOVE YOU!

Dan ini terjemahan dari google transletenya :

Untuk Boddah

Berbicara dari lidah seorang bodoh yang jelas-jelas lebih berpengalaman akan menjadi, kebiri kekanak-kanakan mengeluh-ee. catatan ini harus cukup mudah dipahami.

Semua peringatan dari 101 program punk rock selama bertahun-tahun, sejak diperkenalkan pertama saya ke, harus kami katakan, etika terlibat dengan kemerdekaan dan embracement komunitas Anda telah terbukti sangat benar. Aku belum merasakan kegembiraan mendengarkan maupun menciptakan musik bersama dengan membaca dan menulis selama bertahun-tahun terlalu banyak sekarang. Aku merasa guity melampaui kata-kata tentang hal-hal ini.

Sebagai contoh ketika kita sudah kembali lampu panggung dan keluar dan deru mania orang banyak dimulai., Itu tidak mempengaruhi saya cara yang dilakukannya untuk Freddie Mercury, yang tampaknya cinta, menikmati dalam kasih dan adorasi dari kerumunan orang yang adalah sesuatu yang saya benar-benar mengagumi dan iri hati. Sebenarnya, aku tidak bisa membohongi Anda, salah satu dari Anda. Ini hanya tidak adil untuk Anda atau saya. Kejahatan terburuk yang bisa kupikirkan akan kepada orang-orang rip off dengan berpura-pura dan berpura-pura seolah-olah aku memiliki 100% menyenangkan. Kadang-kadang saya merasa seolah-olah saya harus memiliki punch-in jam waktu sebelum aku berjalan di atas panggung. Saya sudah mencoba sekuat tenaga untuk menghargai paksaan itu (dan saya lakukan, Tuhan, aku percaya, tapi itu tidak cukup). Saya menghargai kenyataan bahwa aku dan kami telah mempengaruhi dan menghibur banyak orang. Pasti seorang narsis yang hanya menghargai hal-hal ketika mereka pergi. Aku terlalu sensitif. Aku perlu sedikit mati rasa untuk mendapatkan kembali antusiasme Saya pernah memiliki sebagai seorang anak.

Pada terakhir kami 3 wisata, aku punya apresiasi lebih baik bagi semua orang yang saya kenal secara pribadi, dan sebagai penggemar musik kami, tapi aku masih tidak bisa melupakan frustrasi, rasa bersalah dan empati saya untuk semua orang . Ada yang baik dalam diri kita semua dan saya pikir saya hanya mencintai orang terlalu banyak, begitu banyak sehingga membuat saya merasa terlalu f *** ing sedih. Itu, sedikit sedih, sensitif, tidak menghargai Pisces, Yesus. Kenapa kau tidak menikmatinya? Aku tidak tahu!

Aku punya dewi istri yang berkeringat ambisi dan empati dan seorang putri yang mengingatkan saya terlalu banyak dari apa yang saya dulu, penuh cinta dan sukacita, setiap orang mencium dia bertemu karena setiap orang adalah baik dan tidak akan menyakitinya. Dan yang menakutkan Meto titik ke mana aku nyaris tidak dapat berfungsi. Aku tidak tahan membayangkan Frances menjadi, menyedihkan merusak diri sendiri, rocker kematian bahwa saya telah menjadi.

Saya telah dengan baik, sangat baik, dan aku bersyukur, tapi sejak umur tujuh tahun, aku sudah mulai membenci semua manusia secara umum. Hanya karena terlihat begitu mudah bergaul, yang memiliki empati. Hanya karena aku mencintai dan merasa kasihan bagi orang-orang terlalu banyak kurasa.

Terima kasih semua dari lubang pembakaran perutku, mual untuk surat Anda dan kepedulian selama tahun terakhir. Aku terlalu banyak bayi, menentu murung! Saya tidak punya hasrat lagi, dan begitu ingat, itu lebih baik untuk membakar keluar daripada memudar.

Damai, cinta, empati.
Kurt Cobain

Frances dan Courtney, aku akan di Anda mengubah.
Silakan terus Courtney, untuk Frances.
Untuk hidupnya, yang akan lebih bahagia tanpa aku.


I LOVE YOU, I LOVE YOU!

Rip-Heart Scott (R.H.S)

Minggu, 05 September 2010



Walah ga ada kerjaan, mending sharing tentang profil band, ehehehehe. Officially saya juga personilnya, ahahahaha, merangkap jadi orang yg bekerja dalam hal olah vokal dalam band. Yapp, Rip-Heart Scott, band bergenre post-hardcore asal palangkaraya, KalTeng. Band ini terbentuk pada pertengahan 2009. Awalnya band ini dimotori Fadhli (vokal), Sena (gitar), Reza (Lead gitar), Mario (Drum) yang setuju membentuk band yang beraliran HARD ROCK. Band ini belum mempunyai sebuah nama. Singkat waktu Sena keluar dari band. Dengan personil sisa bertiga kami tetap eksis untuk latihan. Setelah lama menunggu akhir tahun 2009 Satria (gitar), Dwima (bass) masuk untuk memperkuat band tanpa nama ini. Setelah itu lahir lah lagu REASON OF EMOTIONS. Nama awal band ini adalah DYING IDEA yang dinamakan fadhli. Setelah voting, para personil lebih setuju memilih Reza sebagai vokal. Maka keluarlah fadhli (namun masih berteman dengan kami sampai sekarang) dan posisi vokal/gitar di isi Reza. Pada awal 2010 kami setuju menggati nama band menjadi RIP-HEART SCOTT yang berganti aliran dari HARD ROCK ke POST-HARDCORE. Namun karena tidak sevisi bersama band Mario menyatakan keluar. Kami sempat vakum sekitar 1 bulan hanya karena tidak mempunyai drummer. Setelah mencari kami menemukan seorang pemain gitar Tiar yang bisa bermain drum. Setelah Reza sempat melihat latihan dari band lain yang salah personilnya Made. Maka Made di tarik menjadi drummer R.H.S. Mantaplah formasi band itu sampai sekarang REZA (vox), SATRIA (lead gitar), TIAR (slide gitar), DWIMA (bass), MADE (drum). Pada bulan Agustus single R.H.S (ALHAMDULILLAH) REASON OF EMOTIONS masuk di dalam album kompilasi BORNEO DANGEROUS : KOMPILASI MUSIK UNDERGROUND KAL-TENG.

Sisi lain :
- Reza selain ngeband juga sibuk menuntut ilmu sebagai pelajar yang baik, dan taat agama.
- Dwima sama, memiliki side projekt IMPERATA (pop)
-Satria Sama, sering di rekrut gereja untuk lagu rohani
- Tiar sama, memiliki side projekt THE JAWIX (POP ROCK)
-Made sama, sambil main bola

Influences :
Reza : Craig Mabbitt
Tiar : Frank Iero
Dwima : Max Green
Made : Mike Portnoy
Satria: Josapath Klemens

Official Facebook page Rip-Heart Scott

Song Track :
1.Reason Of Emotions
2. Into the flood
3. Believe in
4. Vesvusius (Beautiful Shade)
5. Rock On Saturday
6. As God Wish We Rise

My Musics


MusicPlaylistRingtones
Create a playlist at MixPod.com